Kamis, 02 Oktober 2014

KAMU BUKAN JINGGA

Tuhan tau kisahku ini salah, Tuhan juga tau, kisahku ini akan cepat ber-ending. Tapi entah, aku  dan hatiku tidak saling sinkron satu sama lain. Hati ini menginginkanmu, namun diriku tidak, aku bukan PHO. Ya, aku mencintai orang yang salah. Orang yang orang lain sudah punya.
Mungkin kalau bukan karena sore itu rasa ini tetap rasaku. Namun kenapa saat kau memanggilku dengan mengibaskan rambutmu sewaktu pemanasan basket, perasaan ini jadi berbeda, degup jantungku sungguh hampir melebihi batas normal. Seolah matamu membawa sihir Harry Potter "Expectrum Patronoum" kau langsung meluluhkan hati ini, perasaan ini.

Dan rasa ini bergulir cukup lama. Kau membawaku ke dimensimu, dan saat ku tau kamu sudah berada milik orang lain, mengapa aku ini ingin menjauhimu? Iblis di dalam dada ini terus mengusik keyakinanku. Apakah aku bisa memiliki hatimu? Ujarku kepada siluet hitam dalam cahaya lampu malam yang ku pasang di langit-langit kamarku.
Sekarang, aku mencoba untuk melupakanmu.

Seiring berjalannya waktu, aku mencoba melupakanmu sedikit demi sedikit. Tapi kenapa kau tidak sopan padaku? Kenapa kau mengganggu kekhusyukan melupakanmu?
Kenapa kau ini? Datang lagi? Mau apa? Jangan bawa luka tak berdarah lagi!
Aku capek setiap hari harus melihatmu dari jauh, melihatmu bermain basket, melihatmu tertawa bersama teman-temanmu. Bahkan melihatmu tersipu malu mengobrol dengan pacarmu.

Cukup! Perjuanganku cukup sampai di sini saja. Ku kubur semua rasaku. Ku pendam. Agar tak satupun mengetahui aku memendam rasa padamu. Ku kubur semua yang indah tentang dirimu. Ku lupakan awal ku jatuh cinta dan awal kau menyapaku. Benar kata Tuhan, cerita ini cepat ber-ending.
Cukup, cukup sudah. Kamu bukan cahaya jingga yang aku cari.

                                                    
Karya : Sabilla Bahana Jagad



Tidak ada komentar:

Posting Komentar