Selasa, 07 Juli 2015

Dan Dia (Masih) di Sini, Dia (Tetap) Peduli.

Desember 2014,
Saat aku tak sengaja menemukan akun FB nya di beranda kakaknya. Awalnya hanya ingin sekedar berteman. Ya, berteman. Dan aku juga menemukan akun Instagram miliknya. Aku follow dia dengan "iseng" tadinya. Aku berkomentar pada salah satu postingan fotonya "follback ya". Keisengan itu ternyata dibalas olehnya "oke :)" Akhirnya kita saling follow dan saling like tiap foto yang kita post.
Aku tak sengaja post sebuah foto waktu aku masih ada acara keluarga, di Guci, Tegal. Dia berkomentar "MashaAllah, what a pretty girl!!!" Kaget dan setengah tidak percaya, kita pun saling balas komentar. Bertukar pin. Dan akhirnya saling dekat, saling ada rasa, saling menjaga hati, saling sayang, dan saling berbagi-memberi masukan. Ya, kita pacaran, entah dari kapan.

Berjalan 4 Bulan.
Kisah ini tidak bertahan lama. Kisah ini hanya sementara, seperti pelangi yang hanya sesaat. Aku ikhlas, aku pasrah.
Ego ku mengalahkan semuanya, dia yang berusaha mengimbangiku kini tak lagi. Dan hubungan kita berakhir. Semenjak saat itu. Lost contact. Tak ada satupun yang ngasih kabar duluan. Semua menghilang begitu saja. Semua sirna, seolah-olah dia sudah melupakan semuanya. Tetapi aku masih ingat. Semuanya.

Saat ada yang lain datang...
Aku tak bisa munafik soal perasaan, saat yang lain datang dan membawa harapan baru, membawa lembaran baru yang hilang bersamanya. Akhirnya aku memutuskan melepas masa jomblo itu dengan cepat. Dari awal aku sudah ngga yakin sama hubungan yang instan. Tapi, demi melupakan dia. Aku rela jatuh cinta lagi, aku rela sakit lagi. Tapi tetap saja. Dia, masih sama, ditempat yang sama. Ya, hatiku.
Aku tak mau memunafikan ini.
Dan benar saja. Hubungan ini retak, hubungan dengan yang lain tidak bertahan lama seperti aku dengannya dulu. Seseorang yang lain itu memutuskan hubungan ini dan aku hanya bisa ikhlas. Memang, hanya "Dia" yang terbaik, yang bisa mengerti. Aku baru sadar saat ini.

Tiba-tiba singkat cerita...
Dia kembali, bersama kenangan yang dulu ada. Aku melihat ada BBM masuk, darinya. Tertulis broadcast "Chat? PING!!! me" entah itu broadcast yang ia kirimkan hanya untukku atau untuk yang lain. Aku mulai beranikan diri untuk sekedar PING!!!.
Finally, he's back!!! Aku sangat senang sekali dan entah aku harus apa. Yang penting dia kembali.
Lalu kami menceritakan semua apa yang kami lakukan setelah kami benar benar lost contact. Ya, benar. Tuhan tidak pernah membiarkan aku sendiri.

Sampai saat ini...
Semoga dia tau. Rasa ini tetap miliknya, dan rasa ini tetap seperti dulu. Aku tidak berharap lebih darinya. Whatever lah, yang penting sekarang dia di sini lagi. Masih tetap peduli seperti dulu, dia tidak pernah pergi, dia tidak pernah membiarkan aku sendiri. Aku akan menjaganya, tidak akan pernah melepasnya. Dan aku sadar, cuma dia yang bisa mengerti, dan karena dia aku bisa tau apa definisi CINTA yang SESUNGGUHNYA.

This story dedicated for SOMEONE WHO MAKE ME SMILE EVERYTIME.
I LOVE YOU TO THE MOON AND BACK!

J.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar